Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Duka Lara 2021

Covid belum usai Duka masih menyelimuti Januari telah berlalu Menggapai langit tinggi Terhempas jauh kedasar Februari telah terlewatkan Air mengalir deras Menyapu yang terlihat Hanya sisa yang terserak Maret baru kemarin Asap panas berhamburan Ini hanya kebetulan Kini April belum usai Air mata sudah dipinta Terlalu dalam menyelam Melampaui batas Do'akan selalu terucap Semoga surga menantimu Kuikhlaskan pahlawanku Berpatroli selamanya

Kelabu dan Pelangi

Dunia seakan mengerti Alam pun seolah tenggelam Angin yang seirama Menghanyutkan jiwa Dikala hati rasa iba Seakan segalanya mengerti Waktu terhenti seketika Hari seolah tak berlalu Dikala kelabu hadir Mungkin semua akan pergi Namun, aku tahu Ada pelangi menantiku

Cinta dalam Do'a

Imanmu meluluhkanku Taqwamu menyentuh qalbuku Senyummu indah bak rembulan Tatapanmu menundukkanku Aku hanya bisa berdo'a Berharap pada sang pencipta Mengharap cinta yang diberikan Agar tumbuh diantara kita Sebuah ikatan cinta Tertulis dalam suratan Bersemayam di qalbu Cinta sejati selamanya

Kulepas dengan Ikhlas

Asmaralokaku telah lenyap Tabir cinta telah tersingkap Mahligai cintaku runtuh Asa bersama telah pupus Tenggelam bersama swastamita Harapku harsamu Langkah tak lagi sama Genggaman telah berganti Dalam do'a kusebut namamu Semoga bahagia bersamanya Kulepas kau dengan senyum Kulepas cinta dengan ikhlas

Cahaya dalam Kegelapan

Cahaya itu hadir lagi, setelah lama kegelapan menyelimuti serta rasa takut yang selalu hadir. Cahaya itu begitu indah, membuatku terbangun dari mimpi kelamku. Sudahlah, aku tak mau rasa yang selama ini ada muncul kembali. Aku tak mau lagi melukiskan luka dalam mimpiku, menorehkan sakit dalam batinku, melumpuhkan pikiran juga hatiku. Tuhan, cahayamu datang membimbingku, menuntun qalbuku dalam indahnya kehidupan. Dimalam dingin, dikala orang tertidur kau tuntun qalbuku menghadapmu disepertiga malam. Engkau tempatku mengadu dari gelapnya qalbuku yang dahulu tersesat , langkah cahayamu membuatku sadar kegelapan tak selamanya indah. Namun, masihkah engkau sudi menerima hambamu ini? Berjalan dengan cahayamu di kehidupan yang abadi.

Rindu tak Terbalas

Diri yang salah menjalani hidup Hati rasa gunda gulana Terlintas satu nama Terbayang wajahmu Rindu Hampa Ini mimpi Tak mungkin terbalas Biarlah rindu itu hadir Bersemayam sejenak walau tak terbalas

Diatas Sajadah

Diatas sajadah terbentang Kumenangis dalam sujud Ku bersimpuh padamu Ya Allah ... ku tadahkan tangan Dalam do'a kumerintih Memohon ampunanmu Ya Allah ... dalam batin aku menjerit Meminta karuniamu Mengharap petunjukmu Diatas sajadah Ku curahkan segala rasa Hingga rasa tenang menghampiri